Bapak dan Sapi sama kuatnya!!!

Pada suatu kunjungan di sebuah peternakan yang dilakukan oleh peserta seminar untuk keluarga harmonis,
seorang Pemandu acara menceritakan bahwa sapi di tempat tersebut sangat sehat dan kuat-kuat.

Pemandu : “Bapak dan Ibu, ini sapi dari New Zealand sangat kuat, sehari bisa 5 kali berhubungan dengan sapi betina”

Ibu-ibu sambil nyenggol suaminya : “Tuh…… Pak 5 kali sehari, bisa nggak…?”

Trus selanjutnya lagi …………..

Pemandu : “Bapak dan Ibu, lihat yang ini sapi Australia lebih kuat lagi dan dasyat, sehari bisa 10 Kali” berhubungan dengan sapi betina “

Ibu-ibu nyenggol lagi suaminya : “Tuh..  pak 10 x bayangin …. sapi aja bisa !!!”

Bapak-bapak semakin panas dan tanya kepada pemandu, “Pak … itu 10 kali dengan betinanya yang sama apa enggak …?

Pemandu : “Ya… beda-beda dong Pak”

Bapak-bapak : “Tuh..Bu, betinanya beda-beda, boleh nggak ?? pantesan kuat .. !!!

Ibu-ibu : **&$!**&#????

(Sumber: milist APWarnet)

Kewajiban ANAK kepada ORANG TUA: Al’Quran

Setidaknya terdapat 5 Kewajiban kita kepada Orang Tua kita yang dituntunkan dan diperintahkan Alloh kepada kita:
1. Taat kepada orang tua
2. Berbakti kepada orang tua
3. Memberi nafkah kepada orang tua
4. Berdo’a untuk orang tua
5. Memelihara orang tua

Berikut penjelasannya: Read more »

Anak kita 100% Tanggung Jawab & Hasil Didikan kita!

Anak-anak kita bagaikan kertas putih polos yang siap ditulisi apa saja. Oleh karena itu, orang tua wajib mendidik dan mengarahkan perkembangan anak secara benar setiap saat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda,


مَا مِنْ مَوْلُوْدٍ إِلاَّ يُوْلَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ.

“Tidaklah anak manusia dilahirkan melainkan pasti lahir di atas fitrahnya, maka kemudian orang tuanyalah yang membuatnya menjadi Yahudi atau Nasrani atau Majusi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Jangan lalaikan anak-anak kita, jangan biarkan mereka mencari sendiri ‘kebenaran-kebenaran’ dalam keterbatasan akal dan fisik mereka, jangan sampai kita menyesal manakala anak kita telah ‘mati’ dan tidak bisa diperbaiki & dinasehati lagi! Sebuah syair nasehat dari buku “25 Kiat Mempengaruhi Jiwa dan Akal Anak”:

Apakah kau akan menangis atas anak yang sebenarnya telah kau bunuh? Ia telah mati dan kini apa yang bisa kau lakukan…?

Sungguh besar pengaruh orang tua terhadap anak. Pepatah mengatakan, Read more »

Mendidik Anak & akhlak Anak-OrangTua: Al Qur’an

Sebagai manusia yang telah berikrar Beriman kepada Alloh, Zat Tunggal Pencipta Alam Semesta, mestinya kita aktif mencari tahu tuntunan Alloh dalam mendidik buah hati kita. Al Qur’an telah secara lengkap dan mulia mengajarkan kita bagaimana bersikap dan berakhlak sebagai anak dan orang tua. Berikut daftar referensi yang sebaiknya kita baca, renungkan, fahami, dan amalkan: Read more »

Seni Mendengarkan Marah Isteri: sebuah Ibadah Mendidik Isteri

DALAM mengharungi kehidupan rumah tangga pasti akan melalui saat-saat getir yang kadang-kala boleh menggunncang bahtera yang dibina itu. ada sebuah ungkapan ‘sedangkan lidah lagikan tergigit, inikan pula suami isteri’. Kita tidak dapat menafikan sebagai manusia, suami atau isteri mempunyai kelemahan masing-masing. Cara terbaik untuk mengatasinya dengan bersabar dan tidak membesar-besarkan kelemahan itu.

Firman Allah:
“Dan bergaullah kamu dengan mereka (isteri kamu) dengan cara yang patut (baik). Kemudian jika kamu (berasa) benci kepada mereka (kerana tingkah lakunya, janganlah kamu terburu-buru menceraikannya) karena boleh jadi kamu bencikan sesuatu, sedangkan Allah hendak menjadikan pada apa yang kamu benci itu kebaikan yang banyak untuk kamu.” (Surah an-Nisa, ayat 19).

Rasulullah SAW pernah bersabda,
Mana-mana lelaki yang bersabar di atas keburukan perangai isterinya, Allah akan berikannya pahala seperti yang diberikan kepada Ayyub kerana bersabar di atas bala yang menimpanya. Dan mana-mana isteri yang bersabar di atas keburukan perangai suaminya, Allah akan berikannya pahala seperti yang diberikan kepada Asiah binti Muzahim, isteri Firaun.”

Berakhlaklah dalam mendidik isteri, sebuah rumahtangga bahagia ialah rumahtangga yang dikendalikan mengikut nilai-nilai yang dikehendaki oleh Allah SWT. Tidak boleh dikatakan rumahtangga sekiranya sesebuah rumahtangga itu tidak dapat diatur dan disusun mengikut apa yang dikehendaki Allah SWT walaupun keadaan rumahtangga itu nampaknya tenang dan aman. Dalam hal ini, kebijaksanaan suami dalam mengendalikan rumahtangga menjadi faktor penting untuk mencapai tujuan itu.

Masalah utama yang patut dilakukan oleh suami ialah Read more »

Yuk, Jangan pernah DENGKI & berniat MENCELAKAKAN orang lain!

Percayalah..bakalan sia-sia! Pengalaman saya dan beberapa hikmah yang saya saksikan sejak saya menjalankan bisnis, entertainment, maupun bekerja sebagai pendidik dan peneliti selalu memastikan bahwa hanyalah kesia-siaan, kerendahan diri, dan kesialan yang akan menimpa orang yang dengki dan mereka-reka mencelakakan orang lain. Mereka mengira mampu menciptakan takdir di luar takdir Alloh, mereka tidak ridlo terhadap ketentuan Alloh, dan mereka tidak pernah mencoba mengevaluasi diri dan merenung mengapa orang lain memperoleh rizqi yang tidak mereka peroleh. Kedengkian, hasutan, dan tipu daya menjelek-jelekkan dan mencelakakan orang lain hanyalah akan kembali kepada dirinya sendiri. Ingat Alloh sudah berjanji dan memberitahu kita tentang ‘hukum kekekalan energi’ di dalam Al Qur’an bahwa setiap perbuatan zolim akan kembali kepada pelakunya (tidak perlu menunggu di alam kubur dan di akherat. Jadi saat Read more »

“Jangan tersinggung ya..kamu nggak diajak!”

Kemarin…jadi ingat kejadian sekitar 15 tahun yang lalu.
Suatu malam, saya lek2an bareng temen2ku. Meski kami hanyalah temen alumni, namun alhamdulillaah ikatan persahabatan rasanya masih dihati kami. Lek2an, nggelar tikar didepan rumah salah seorang teman kami. Obrolan kami asyik ke sana ke sini, hingga akhirnya 3 orang teman saya mulai membicarakan sesuatu yang saya nggak ngerti. Sebuah ‘BISNIS’ di antara mereka….mereka membicarakannya serius seakan tidak ada saya di situ. Berbicara tentang apa yang bisa dilakukan bahkan peran masing-masing teman. Sediih rasanya hati saya saat itu…seakan saya di’tiadakan’…ke-mengertian saya akan keterbatasan diri dan ilmu saya membuat hati saya saat itu mampu memahami kenapa saya di’tiada’kan. “Kenapa ya kok saya nggak diajak?”…”saya khan bisa bantu2 marketing..” ..”kenapa ya mereka ngobrol kerjasama antar 3 orang sementara ada sahabatnya ke-4 yang ikut mendengarkan?”…”Apakah saya memang sama sekali bukan siapa-siapa dan tidak bermanfaat apa2?”. Sampai dipertanyaan ‘nelangsa’ yang terakhir ini membuat saya ingat sebuah kejadian: saat saya dan sahabat saya bertamu ke rumah sahabat saya yang lain…begitu masuk ke rumah mewah sahabat saya, dengan muka PD saya tersenyum mencoba menyapa ibu teman saya…Ibu teman saya tersenyum dan bertanya ,”Gimana kabar ibu??”…kaget, Read more »

Sudah alamiah, tanpa Ikhtiar diri kita cenderung RUSAK

“Termodinamika, Entropi dan Jiwa” oleh imam Santoso dicopy dari milis MIIAS

Sudah merupakan hukum alam bahwa suatu perubahan atau proses yang dapat berlangsung dengan sendirinya (spontan) adalah proses atau perubahan  yang perubahanya cenderung menuju keadaan yang lebih tidak teratur atau peningkatan derajat ketidakteraturan (entropi). Contoh, proses pembakaran bensin dapat berlangsung dengan sendirinya karena mengubah dari kondisi  cairan menjadi bentuk gas, dimana gas lebih tidak teratur dari cairan. Begitu juga korosi (pengkaratan) dapat berlangsung dengan sendirinya karena mengubah dari kondisi logam yang padat menjadi kondisi karat yang rapuh, artinya karat lebih tidak teratur dari pada logam. Begitulah proses yang berlangsung dengan sendirinya dimana akan disertai peningkatan ketidakteraturan (entropi).

Apabila proses dibalik, yaitu dari kondisi yang tidak teratur menjadi kondisi yang lebih teratur maka proses itu tidak akan terjadi dengan sendirinya (tidak akan spontan), namun proses ini dapat terjadi apabila mendapatkan energi  dari luar. Contoh, untuk membuat batu bata yang padat dan kokoh dari pasir tanah, maka manusia harus memberi pasih tanah ini energi dari luar yaitu panas sehingga mengubah tanah yang rapuh menjadi batu bata yang kokoh. Begitulah proses yang menuju keteraturan harus membutuhkan energi dari luar.

Kedua prinsip diatas digunakan oleh Read more »

Mengapa Saya HARUS Berbuat Kebaikan?

Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairoh berkata,” Rasulullah saw bersabda:

’Barangsiapa yang meringankan penderitaan seorang muslim di dunia maka Allah akan meringankan penderitaannya di akherat.

Barangsiapa yang memudahkan kesulitan (seorang muslim) maka Allah akan memudahkan kesulitannya di dunia dan akherat.

Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim maka Allah akan tutupi aibnya di dunia dan akherat.

Dan sesungguhnya Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu menolong saudaranya.’

Dalam hal ini insyaAlloh saya meyakini Hukum Sebab Akibat ini secara general..untuk semua makhluk…saya HARUS berbuat Baik untuk semua makhluk ciptaan Alloh

TIDAK ADA yang KEBETULAN di dunia ini!

Tidaklah ada sesuatu yang terjadi di alam ini kecuali semuanya berjalan dengan ketentuan dan kehendak Allah swt. Yakinilah bahwa dibalik pengetahuan dan keinginan saya pasti terdapat hikmah atau pelajaran yang bisa diambil dari setiap kejadian

قُل لَّن يُصِيبَنَا إِلاَّ مَا كَتَبَ اللّهُ لَنَا هُوَ مَوْلاَنَا وَعَلَى اللّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Artinya : “Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (QS. At Taubah : 51)

وَمَا تَشَاؤُونَ إِلَّا أَن يَشَاء اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

Artinya : “Dan kamu tidaklah berkehendak kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Insan : 30)