English-ku di kebun

Tahun 2005 saat saya jadi spouse dan sempet kerja dikebun strawberry, saya sempet ngingatin temen student untuk hati2 kalo kerja di kebun karena kemampuan bahasa Englishnya (bukannya ningkat) malah bisa drop!
Tetep aja dia nekat berangkat.
Hari pertama dikebun, temen student itu langsung dideketi ama Henk, si mandor kebun asli Vietnam. Seperti biasa si Henk memastikan apakah seseorang itu student atau spouse, berikut obrolan mereka

Henk: “Hi….Hi..you!!”

Student: “Yes Henk…” (jawab student teman kita ini sopan)

Henk: “What name??”

Student: “I am Agus…”

Henk: “Agus…Are you School???”

Student: “what??”

Henk: “Are you School???!!”

terpaksa Agus jawab: “Yes…I am Schooll!”

Batin saya disampingnya “Nah loooo Rusak Bener kan English loooo!!” 😉

Advertisements

Tips & Pengalaman Meraih Fellowships VISITING RESEARCHER & VISITING LECTURER

dsc00041.jpgAlhamdulillaah, semoga Alloh selalu mengingatkan saya akan janjinya:

“Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku kabulkan”

“Aku adalah seperti persangkaan hamba-Ku”

Sering 2 janji Alloh itu membuat saya berharap-harap cemas. Satu sisi Alloh memerintahkan kita untuk selalu berdoa kepadaNya tidak perduli kondisi keimanan kita saat itu, dan juga Alloh menyuruh kita untuk senantiasa berprasangka baik kepadaNya. Continue reading

“How’s going Mate?”…I am going to market!!!

bus.jpgAti-ati kalo pertama kali ke Australia, kalimat favorite yang akan sering kita denger dari driver Bus Kota adalah salam hangat saat kita masuk ke Bis:

“How’s going Mate?” (dengan nada English diseret)….Ngomong opoooo sopir iki? pikirku waktu pertama kali aku denger. Untung saat itu saya nggak njawab, cukup senyum2 aja karena memang nggak dong. Continue reading