Ketika Jiwa itu memanggil

Habis nonton Sheila on 7 di Adelaide Minggu siang ini…menyaksikan orang2 didepan panggung menjerit histeris, melihat Duta, Eros, Adam, dkk menikmati bener diatas panggung…..suasana entertaiment…”orgasme” di atas panggung…tiba-tiba memanggil jiwa saya yang kurang lebih 11 tahun lalu saya coba matikan. 11 Tahun lalu…saat saya memutuskan menjadi dosen dan meninggalkan secara pelan-pelan dunia lawak, MC, TV dan radio. Meninggalkan lingkungan dan teman-teman entertainment, melupakan pencapaian-pencapaian entertainment saya, mencoba melupakan bahwa saya memiliki jiwa hiburan…demi memulai dari titik awal perjalanan sebagai seorang akademisi.

Inilah diri saya….
Saya hanyalah seorang manusia yang selalu suka mencoba hal baru.
Dulu…saya mencoba berbisnis…hingga nggak nanggung2 rugi puluhan juta rupiah dan untung juga sempat jutaan rupiah, take over business hingga join business..ini saya jalani dari tahun 1994 hingga 2001
Dulu…dunia entertainment, TV, dan radio pun saya jelajahi…dari radio lokal, TV lokal, hingga nasional…berbagai liputan media..dan histeria penonton pun menjadi sesuatu yg saat itu sebagai hal yang biasa.

Ha..ha…ha..kini rasanya Alloh menunjukkan ke saya, bahwa apa yang telah Dia berikan saat itu adalah hal yang luar biasa!🙂

Betapa luar biasa rasanya….mengingat kembali bagaimana saya dan teman-teman saya di ELBEHA dan Plat-AB dikawal security dan diistimewakan sebelum dan sesudah pentas🙂

Betapa luar biasa rasanya…mengingat histeria penonton yang tertawa untuk setiap joke yang kita lontarkan…🙂

Betapa luar biasa rasanya….didatangi banyak orang untuk diminta photo bersama dan tanda tangan…🙂

Betapa luar biasa rasanya…diliput dan muncul wajahnya diberbagai media …🙂

Semua kenangan itu tiba-tiba muncul siang ini…saat melihat teman-teman Sheila di Adelaide….Saya juga disini tetapi sebagai seorang akademisi dan pelajar🙂

Alhamdulillaaah…mungkin Alloh memberikan saya sesuatu yang lebih baik, karena saya telah menikmati berbagai peran di dunia ini: sebagai pelawak, MC, penyiar radio, wiraswasta, dan kini sebagai pelajar, motivator, dan dosen🙂

Alhamdulillaaah…setidaknya siang ini sepertinya mengingatkan saya kembali siapa diri saya….sisi kebahagiaan itu memanggil-manggil saya, seakan mengatakan: , “Tony…jangan lupakan nikmat Alloh sebagai entertainment nasional masa lalu…jangan lupakan potensi dan sisi kerinduan kebahagiaanmu sebagai seorang entertainer….apapun dirimu sekarang…jangan mencoba mematikan dirimu sendiri, karena sisi kebahagiaan itu akan terus memanggil”

Saya mencoba mengingat kembali…lingkungan mana yang mematikan “sisi saya ini”?? : tiba-tiba muncul 3 lingkungan “pembunuh” diri saya pelan-pelan :))

Saya tidak akan menuliskannya disini…krn ini hanya akan menjadi rahasia saya pribadi…hanya yang menjadi hikmah dan sesuatu yang harus selalu saya ingat adalah:

Akrab dan Nikmatilah Lingkungan yang mengHargaimu dan meNgakui setiap pencapaianmu sebagai sebuah Prestasi yang selalu diucapkan dan dibanggakan
dan Jagalah dirimu dari Lingkungan yang tidak menghargai dirimu dan pencapaianmu sbg sebuah prestasi

InsyaAlloh…siang ini, dan saat saya membaca tulisan ini kembali…mudah2an saya selalu mengingat nikmat luar biasa yang Alloh karuniakan kepada saya selama ini, yang membikin saya “berbeda” dari orang lain (meski ini harus tidak membuat saya merasa lebih baik dari orang lain)….

Saya…ingin menjadi Orang yang Luar Biasa tetapi seperti Orang Biasa…
Saya…ingin menjadi seseorang yang bermanfaat dengan PhD dan ilmu yang saya pelajari…namun saya nggak mau mengejar persepsi ahli yang rumit-rumit
Saya pengin jadi ahli sesuatu yang biasa-biasa aja…yang mudah-mudah aja….yang penting berManfaat sebesar-besarnya…
Saya pengin menikmati hidup saya….saya nggak mau serius-serius ngadepin hidup ini….santai, tapi berkarya, penghasilannya gedhe & tercukupi, & bermanfaat🙂

Saya pengin tetep berkarya bukan hanya selevel school atau institusi…tapi harus Nasional dan Internasional…
Tapi sekali lagi nggak musti Serius…yang ringan-ringan aja…yang santai-santai aja🙂

Lha wong saya melakukan sesuatu bukan untuk memenuhi persepsi orang lain kok…
ya demi kebahagiaan pribadi aja dech…dan mudah2an menjadi bekal saya di akherat nanti…amiin🙂

3 Responses

  1. iyo mas aku eling kan nang indosiar jg to mas biyen. opo yo kae judul acarane… Pesta? :D… Salam mas, Bhina (koncone Sigit :))

  2. Passion atau panggilan jiwa..ada yang menggedor-gedor dalam dada ya rasanya kalau melihat ada yang perform di atas panggung ya mas e…eh tapi memang negoro iki butuh ilmuwan yang tidak serius-serius amat dalam tingkah lakunya, tapi serius dalam komitmen dan pemikiran seperti mas tony ini…angkat topi tinggi-tinggi buat mas e…really enjoy your writing here🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: