Yuk, Jangan pernah DENGKI & berniat MENCELAKAKAN orang lain!

Percayalah..bakalan sia-sia! Pengalaman saya dan beberapa hikmah yang saya saksikan sejak saya menjalankan bisnis, entertainment, maupun bekerja sebagai pendidik dan peneliti selalu memastikan bahwa hanyalah kesia-siaan, kerendahan diri, dan kesialan yang akan menimpa orang yang dengki dan mereka-reka mencelakakan orang lain. Mereka mengira mampu menciptakan takdir di luar takdir Alloh, mereka tidak ridlo terhadap ketentuan Alloh, dan mereka tidak pernah mencoba mengevaluasi diri dan merenung mengapa orang lain memperoleh rizqi yang tidak mereka peroleh. Kedengkian, hasutan, dan tipu daya menjelek-jelekkan dan mencelakakan orang lain hanyalah akan kembali kepada dirinya sendiri. Ingat Alloh sudah berjanji dan memberitahu kita tentang ‘hukum kekekalan energi’ di dalam Al Qur’an bahwa setiap perbuatan zolim akan kembali kepada pelakunya (tidak perlu menunggu di alam kubur dan di akherat. Jadi saat kita berbuat zolim dan mendzolimi orang lain, berhati-hatilah 4 hal Buruk yang akan anda terima: Hati dan Jiwa anda tidak akan pernah tenang, Nasib buruk (entah itu sakit, sial, kejahatan) akan menimpa anda, siksa di alam kubur, dan siksa di akherat/neraka!

Sedangkan untuk orang yang kita zolimi, apakah pasti akan sengsara seperti keinginan kita? Ingatlah janji Alloh:

“…Ketahuilah kalaupun seluruh umat (jin dan manusia) berkumpul untuk memberikan satu pemberian yang bermanfaat kepadamu, tidak akan bermanfaat hal itu bagimu, kecuali jika itu telah ditetapkan Allah (akan bermanfaat bagimu)
Ketahuilah kalaupun seluruh umat (jin dan manusia)berkumpul untuk mencelakakan kamu, tidak akan mampu mencelakakanmu sedikitpun, kecuali jika itu telah ditetapkan Allah (akan sampai dan mencelakakanmu)
Pena telah diangkat dan telah kering lembaran-lembaran. ” (hadits riwayat Tirmidzi, hasan shahih)

Jadi, sia-sia kita Dengki dan Zolim kepada orang lain, karena kita sendiri yang PASTI akan sial!…sedangkan orang yang anda zolimi akan memperoleh 2 keuntungan: 1) Janji Alloh doa orang yang ter-zolimi pasti dikabulkan Alloh (jadi anda yang dengki yang malah membuat keinginan orang yang anda dzolimi dikabulkan oleh Alloh, sedangkan anda sendiri malah sial dan berdosa) 2) Jika ia ridlo dan memaafkan orang yang menzoliminya, dia malah akan memperoleh tambahan pahala dan ni’mat dari Alloh. Sering saya menyaksikan orang yang di-zolimi dan di-dengki, malah memperoleh RIZQI yang jaaauh lebih besar dengan cara yang sama sekali tidak masuk logika orang yang mendengki dan mencoba mencelakakannya.

Jadi, ayo…sudahlah hentikan kebiasaan-kebiasaan dengki, iri, fitnah, sombong mampu menutup rejeki orang lain, suka melihat orang lain sengsara karena itu hanyalah PENYAKIT dihati kita, karena itu sebab datangnya ketidak-tenangan hati dan jiwa kita, karena itu sebab kesialan nasib peruntungan kita, karena itu akan menjadi siksa di dunia, alam kubur, dan akherat kita. Biarlah dan percayalah nasib dan rejeki manusia sudah diatur oleh Alloh, ridlo-lah kepada ketentuanNya, gapailah rejeki kita dengan cara yang baik dan diridloi Alloh, insyaAlloh hati akan tenang, rejeki dan mimpi akan datang, dan doa pasti akan selalu dijawab oleh Alloh.

Bagaimana, masih pengin menguji hukum Dengki dengan Alloh???

4 Responses

  1. Yup…
    saya ada salah satu tman kantor neh…
    kbetulan satu section dengan saya, kerjaannya selalu bkin saya jengkel dan kesal..
    saya sadar bahwa lama bekerja saya tidak selama dia, mknya saya selalu diam wlaupun dia selalu berusaha zolimi saya…
    tapi lama kelamaan, ulahnya semakin menjadi2, seolah2 dia mempunyai jabatan yg jauh lbh tinggi dari saya, padahal sama saja…
    akhirnya saya beranikan diri tuk melawan dia,,,
    tak tau kekuatan dari mana, tp saya selalu berdoa pada Alloh agar diberikan keberanian untuk menegakkan kbenaran…
    saya juga gak tau, apakah tindakan saya sudah benar atau tidak, tp itulah buah dari kekesalan saya yg selama ini saya coba berusaha menyabari-nya…
    mohon kasih sarannya..
    ^^

    • Mas/Mbak…
      kalo udah menyangkut hati dan perasaan orang lain, sama sekali kita tidak punya kuasa. Kita nggak kuasa mengatur agar orang suka ama kita, nggak ada jaminan kalo kita baik pasti orang itu membalas kebaikan kita..sekali lagi krn setiap diri adalah ‘raja’ atas hatinya.

      Nah..itulah mengapa Islam mengajarkan kita untuk focus pada kebaikan dan peningkatan diri kita saja. Terus kerja terbaik, berprestasi terbaik, jaga komunikasi terbaik dengan atasan dan lingkungan yang lebih besar.
      Jangan ikuti ‘pertempuran’ yang teman Mas/Mbak ajak, biarkan ia sibuk dengan kedengkian-nya sendiri, sementara kita sibuk dengan prestasi..
      Percayalah dia tidak akan kemana2..sedangkan kesempatan dan peluang akan membuka diri ke Mbak/Mas jika Mbak/Mas benar2 meningkatkan diri. Prestasi dan hasil kerja akan berkata lebih nyaring dari mulut.
      Jangan lupa berdoa juga mohon bantuan, perlindungan, dan kemudahan dr Alloh
      Semoga sukses dan menikmati kerjanya Mas/Mbak…!

  2. sy seorg ibu rmh tgga.
    saat ini sy sngt merasa prihatin dgn suami..yg mana keluarga suami menzoliminya dgn memalsukan tnda tgn suami..mereka melakukan transaksi jual beli tanah peninggalan almarhum bpk ..entah atas dasar apa mereka melakukan hal ini.. untk saat ini kami hanya diam & tak mau byk bicara….
    apa yg hrus kami lakukan ?
    mohon saran ….. trima kasih

    • Yth Ibu yg baik…”sabar” menghadapi kedzoliman dalam Islam juga memiliki arti “melakukan ikhtiar menegakkan kebenaran” semaksimal mungkin yang kita bisa. Ingat “Alloh tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya” artinya hukum alam takdir (pertolongan) Alloh mensyaratkan kita sebagai makhluk untuk melakukan ikhtiar phisik terlebih dahulu. Contoh: meski ibu berdoa dimudahkan pergi ke Jakarta, meski doa ibu ma’bul, tetap Alloh tidak akan memindahkan ibu ke Jakarta tanpa ibu ikhtiar beli tiket transportasi, naik, terus pergi kesana. Jadi menghadapi orang yang men-dzolimi kita, kita harus Sabar dalam artian harus Berikhtiar menegakkan kebenaran, misal dalam kasus ibu, ibu atau lebih tepat bapak musti bicara yg sesungguhnya, jika memang ‘pasti’ tanda-tangan dipalsukan maka ibu bisa ‘mewanti2’ ke keluarga yg memalsukan bahwa jika terbukti, hal tersebut bisa masuk perdata atau pidana. hanya sekali lagi krn menyangkut keluarga, maka sebaiknya ditimbang untung ruginya, lebih baik lagi jika minta bantuan yg di”tua”kan di keluarga bapak. Jangan lupa selalu awali & iringi ikhtiar phisik dgn doa mohon perlindungan Alloh dan mohon “intervensi Alloh” dilapangkan semua urusan. Semoga membantu ibu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: