Mungkinkah S3 sambil nulis Buku?

writingbook1 Tulisan ini saya buat hanya ingin meminta nasehat dan pendapat temen2 pembaca, apakah mungkin saya S3 sambil nulis (+nerbitkan) buku?

Selama S3 ini, saya “dipaksa” untuk baca banyak buku dan artikel, saya dipaksa untuk memahami konsep-konsep baru, saya dipaksa untuk mereview teori yang ada dan mensintesis teori yang “baru”, saya dipaksa untuk berlatih skill baru, dan saya dipaksa untuk mempelajari ilmu-ilmu pengetahuan baru (bagi saya). Baru berjalan 1 tahun saja, kini di USB saya telah ada 8 file judul dan topik buku yang potensial saya tulis dan selesaikan. Hanya saja, saya sering termangu: mungkinkah saya menulis buku selama S3 saya? Akankah menulis buku ini menyita waktu S3 saya atau malah memacu dan mengendapkan pengetahuan saya lebih baik? Jika memang mungkin, bagaimana manajemen kerja dan waktu yang harus saya lakukan agar S3 saya selesai tepat waktu dan berkualitas tinggi (High Distinction) sekaligus mampu menerbitkan Buku-Buku diakhir PhD saya nanti?

Mungkin ada yang bisa memberi nasehat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: