SOMBONG vs RENDAH HATI….Satu Rahasia Mengikat Cinta ALLOH

arogan.jpgSering saya tergoda untuk menggunakan istilah-istilah keren/scientific manakala saya lagi ngobrol dengan orang yang bukan dibidang saya. buat apa?……biar dipandang cerdas? semakin sulit diikuti apa semakin kelihatan pinter?

Sering saya tergoda untuk berpakaian ‘berlebihan’ agar kelihatan pinter dan kaya untuk sebuah acara yang biasa. buat apa? kalo kita bisa berpakaian sama dengan mereka dan tidak membuat ‘jarak’ dengan yang lain.

Sering juga saya tergoda untuk terus dan terus bercerita betapa ‘hebat’nya saya pada siapapun meskipun orang itu tidak butuh informasi tentang itu. Buat apa?….bukankah itu hanya bernilai kesombongan saya dihadapan Alloh.

Sering saya sulit untuk memandang, memperhatikan, menunduk atau bahkan merendah manakala berbincang dengan orang lain yang mungkin belum dikaruniakan Alloh kesempatan belajar atau rizqi seperti saya. mengapa? … bukankah semua ini karena ada penyakit sombong dalam hati saya, merasa saya diciptakan lebih baik darinya😦

Sombong, congkak, angkuh, takabur atau kibr adalah nama-nama lain dari potensi besar penyakit hati kita ini.

Yang patut diwaspadai:

Sifat ini menjadi kebencian dan kemurkaan Allah kepada siapa yang memilikinya, walaupun cuma sedikit, dan menjadi penghalang kita untuk diangkat ke syurga.

Sabda Rasulullah s.a.w.: “Tidak akan masuk syurga orang yang di dalam hatinya terdapat walau seberat zarah perasaan takabur atau sombong.”
Firman Allah :
“Sesungguhnya mereka yang sombong untuk taat sebagai hambaKu, mereka akan masuk Jahanam sebagai makhluk yang hina dina.” (Almukmin:60)
Sifat sombong atau takabur ini bisa di bagi dua, yaitu, takabur lahir dan takabur batin.
– Takabur lahir dapat dilihat melalui perbuatan dan tindakannya. Gayanya angkuh, mulutnya tajam, mudah menghina orang yang dianggapnya lebih rendah pangkat, kealiman, derajat keturunan daripadanya.
Ketakaburan itu adakalanya dapat dilihat melalui pembicaraan, seperti tidak mau mengalah, menganggap dirinya senantiasa benar dan tidak mau mendengar dan mengikut nasihat.
– Takabur batin ialah membesarkan diri di dalam hati. Inilah maksiat di dalam hati yang dicela. Dengan adanya rasa angkuh di dalam hatilah lahirnya kata-kata membanggakan diri.
Iblis menganggap dirinya lebih mulia dari Nabi Adam, katanya, ” Aku lebih baik dan mulia dari dia (Adam), aku dijadikan dari api sedangkan dia dijadikan dari tanah,” lalu dengan angkuhnya Iblis enggan tunduk kepada Nabi Adam, sehingga dengan itu menyebabkan Allah melaknat Iblis dan keturunannya.

Dari Ibnu Abbas, bersabda Rasulullah; “Tidak seorang pun kecuali di kepalanya terdapat dua rantai, satu rantai sampai ke langit ke tujuh dan satu rantai yang lain sampai ke bumi yang ke tujuh. Apabila seseorang itu merendahkan diri, Allah mengangkatnya dengan rantai yang di langit ke tujuh dan apabila ia sombong, Allah merendahkannya dengan rantai yang di bumi ke tujuh.”

Ya Alloh…semoga Engkau senantiasa memberikan kemudahan dan kekuatan kepada kami untuk menahan diri agar TIDAK SOMBONG dan memberi kebesaran hati agar selalu mampu RENDAH HATI, sungguh bukan pujian, kekaguman dan ridlo makhlukMu yang hamba harapkan, namun cinta, kasih sayang dan ridloMu yang selalu hamba mohonkan…amiin

*) disadur dari sumber lain dan lintasan hati 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: