Akhir Bulan ke-2: Senyumpun Mulai Mengembang

arab1-149.jpgAlhamdulillaahirrobbil ‘alamiin.

Kiranya kebahagian dan kemudahan kini mulai kami rasakan. Hampir 2 bulan penuh sejak awal kedatangan kami, shock budaya, ritme kerja, bahasa, dan aturan banyak kami rasakan. Memang benar kata Mas Wahid, bersiaplah 2 bulan pertama untuk Gaji Awal yang terlambat….ternyata bukan cuman gaji, namun juga dibutuhkan 2 bulan pertama untuk “Seatle Down”, untuk mengenal budaya, untuk mengerti adab, untuk bisa menerima semua detail keadaan dan aturan di KSU dan di Arab ini apa adanya. Dua bulan kami butuhkan untuk mengurus Sakan, Kartu Makan, Registration, Kartu Mahasiswa, Akses Internet & email, Medical Checkup, Iqomah hingga hampir setiap hari menagih-nagih gaji bulan 1 dan Reemburse Tiket…..hehhh capek dech….Akhirnya semuanya mulai lebih mudah dan teratur.

Memang yang dibutuhkan untuk hidup dan kuliah di Arab adalah:

1. MENERIMA & BERADAPTASI dengan MODEL BUDAYA KERJA ORANG ARAB. Buat temen-temen yang kebetulan telah dikarunai pengalaman standar layanan di negara lain, cobalah lupakan dan jangan bandingkan saat tinggal di sini. Inilah model budaya kerja mayoritas masyarakat sini (khususnya Staf Layanan KSU): santai, maksimal 5-6 berkas/hari, konsumen yang butuh bukan Staf yang harus melayani, Berkas dokumen apapun (termasuk tagihan gaji) kita sendiri yang yang menjalankannya minta tanda tangan dan ngecheck ke sana-kemari.

2. KELUARKAN VARIABEL WAKTU (t) dalam FUNGSI HIDUP DISINI. Artinya, jangan pertimbangkan waktu disini, waktu sangat tidak efisien, buang saja variabel waktu itu dari target harian kita daripada kita akan stress sendiri. “Tunggu!”, “Tomorrow”, “Next week”, “Two minutes”…adalah kata-kata ‘janji” yang sering kita temui saat mengurus apapun meski hanya untuk sebuah pekerjaan sederhana yang bisa selesai dalam 1 menit. Sudaaah, terima saja budaya ini…terima atau tidak terima kita sendiri yang akan menanggung akibatnya ( Saat variabel waktu itu telah saya keluarkan dari target harianku, rasanya apapun yang terjadi saya ikhlas: hari ini tidak jadi, ada besok; besok harus nunggu, ada besoknya lagi; besoknya lagi berkasnya salah, ya ulangi dari awal…sudah ulangi dari awal berkasnya ilang, ya ulangi dari Calling Visa…Gitu aja kok repot?!

3. JANGAN BANYAK MENGELUH, Lebih Baik LUPAKAN STRESS DI SINI DENGAN SHOLAT/IBADAH YANG KHUSUK

4. BERBAIK-BAIKLAH dengan SETIAP STAF, SETIAP KENALAN, SETIAP ORANG ARAB…karena Jauh lebih banyak kita yang membutuhkan, dan jika satu kali aja kita bermasalah, hati-hati berkas anda bisa juga bermasalah. Namun jika baik dan berusaha keras untuk membaik-baik dengan setiap orang untuk setiap urusan maka insyaAlloh urusan kita bisa lebih mudah.

5. JANGAN PERNAH MERASA BERSALAH KALO NGANGGUR….di sini situasi nggangur adalah hal yang biasa, seringkali kita sudah menghubungi Supervisor untuk tanya project atau research tapi ternyata si Supervisor malah menunda waktu sehingga kita Nganggur (dibayar). Ngrasa Bersalah? tapi gimana lagi??

Kini…semua temen-temen telah menerima Gaji Syawal, Gaji Romadlon, Reemburse Tiket, Mengajukan Calling Visa untuk keluarga, Nerima Proyek-Proyek, Iqomah, Kartu Mahasiswa, Piknik Sakan 1x/semester, Liburan 4 kali dalam 1 tahun, VIP Asrama, Makan murah di Cafetaria Campus…..Alhamdulillaaah.. Rasa-Rasanya setelah hampir 2 bulan hidup kita di KSU ini mulai terasa lebih mudah….Mudah2an Alloh semakin mempermudah kita.

Nb:

1. Untuk Mahasiswa Wanita..sayangnya masih harus selalu tergantung/dibantu mahasiswa laki-laki untuk mengambilkan gaji.

2. Untuk mahasiswa yang mau mengundang keluarga, bersiaplah Masalah Besar baru menghadang: sewa rumah 24,000 SAR/tahun (tunjangan rumah 9000 SAR/tahun dan hanya bisa diambil jika kita sudah keluar) dan operasional keluarga bulanan 2000-3000 SAR/bulan (gaji pas), masih ada lagi tantangan kebutuhan lain Mobil (min. 5000 SAR), bensin, sekolah anak, dll. Jadi harus nabungggg dulu nih sampe minimal 10 bulan ( atau bantingan sewa rumah bareng.

One Response

  1. Alhamdulillah…setelah mengikuti beberapa cerita mas Tony Pelita Hati sebelumnya yang membikin saya ikut2an tegang…akhirnya mulai ikut senyum juga. Melihat fotonya apalagi…he3x…benar2 cerah. Mirip benar dengan Tony Elbeha atau Tony Slunik yang dulu…nggak tambah tuwek…he3x. Salaam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: